Jurnal Lebaran 1428 H

Lebaran kali ini, untuk yang kedua kalinya saya tidak merayakan bareng orang tua saya. Kalau yang pertama karena urusan pekerjaan, yang kedua karena sekarang saya sudah punya keluarga baru. Hari pertama Lebaran saya rayakan di Bekasi dan baru hari kedua saya berlebaran di Bandung.

Sabtu, 13 Oktober 2007

Dini hari Sabtu, hujan sempat melanda Bekasi dan sekitarnya. Tapi itu bukan masalah karena shalat Ied di dekat rumah kami dilakukan di dalam mesjid tepatnya di Mesjid Al-Azhar di kompleks Jaka Permai. Sesudah shalat Ied, kami saling memberi maaf dengan sesama anggota keluarga dan tetangga sekitar. Kemudian kami menyantap hidangan lebaran. Menunya sedikit beda dengan menu lebaran di Bandung. Kalau di Bandung menunya ketupat, opor, sambel goreng daging, acar; tapi kalau di Bekasi menunya ketupat, opor, rendang, babat lada pisan, sayur labu. Keduanya sama-sama enak kok :p

Berhubung kedua mertuaku adalah yang dituakan di keluarganya, menjelang siang paman dan bibi mulai berdatangan disertai keluarga. Suasana jadi meriah. Apalagi ditambah kehadiran anak-anak kecil dan bayi-bayi.

Keponakan

Minggu, 14 Oktober 2007

Minggu pagi sekitar jam 10, saya dan istri berangkat ke Bandung. Ternyata jam segitu di jalan tol Cikampek sudah macet. Mulai km 19 s.d. km 30 terjadi antrian. Seperti biasa kalau jalanan macet dan gak ada polisi, maka bahu jalan pun akan penuh oleh mobil. Mobil bagus-bagus padahal mah, tapi yang punyanya gak tahu aturan semua. Setelah lewat km 30, lalu lintas relatif lancar. Terjadi antrean kalo ada penyempitan jalan saja setelah gerbang tol. Perjalanan ke Bandung ditempuh dalam 3 jam.

Mobil with Stupid Driver

Sesampai di Bandung, langsung sungkeman sama Ibu, kakak dan adik2ku. Tidak lupa makan ketupat buatan Ibu. Setelah istirahat sebentar, saya dan istri bersilaturahmi ke rumah Uwa di Sriwijaya. Disana ketemu lagi dengan para keponakan. Rame.

Iran vs Abghi

Senin, 15 Oktober 2007

Pagi-pagi saya berziarah ke makam Bapak. Baru kali ini saya berziarah H+3, biasanya sih pas hari lebaran. Ternyata H+3 juga masih banyak orang yang berziarah. Cuma memang tidak seramai kalau pas hari lebaran.

 Ziarah makam

Siangnya giliran keluarga besar Sriwijaya melakukan kunjungan balasan ke Kopo. Hehehe, kayak anggota DPR aja ada kunjungan balasan segala.

Nazmi - Tia - Bahiiza

Selasa, 16 Oktober 2007

Masih dalam suasana lebaran, kami makan siang di luar. Menunya seafood. Setelah makan mampir ke toko oleh-oleh di Jl. Cihampelas untuk beli gorengan.

Parit 9

Sorenya, maen PS2. Ada mainan baru sih. Gitar untuk Guitar Hero II. Dasar! I guess boys will always be boys.

Boys with Guitar

Rabu, 17 Oktober 2007

Rabu pagi saya dan istri kembali lagi ke Bekasi. Perjalanan relatif lancar. Kayaknya arus balik belum mulai. Bandung-Bekasi bisa ditempuh dalam 1.5 jam.

One Response to “Jurnal Lebaran 1428 H”

  1. ifan_keren Says:

    Bos harga gitarnya berapa?

Leave a Reply

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »