Harga BBM Turun, Prestasi?

Tanggal 15 Januari 2009, harga premium diturunkan lagi menjadi Rp 4.500. Ada partai yang mengklaim bahwa mereka berhasil ‘berjuang untuk rakyat’ dengan turunnya BBM ini. Iklan nya tiap hari kita lihat di media cetak dan televisi. Well, mereka boleh berpendapat demikian, tapi menurut saya tidak.

Prestasi gimana? Harga BBM tetap aja seperti sebelum dinaikkan, yang ada malah harga-harga barang sudah terlanjur naik dan banyak yang tidak bisa turun lagi harganya. Huh!!!

Kalau memang berjuang untuk rakyat, dari awal harusnya harga premium tidak perlu dinaikkan. Masih banyak pos-pos pengeluaran ‘pejabat’ yang bisa dihemat.  Negara penghasil minyak kok tidak punya daya tahan terhadap gejolak harga minyak dunia. Dan lagi, turunnya harga premium juga bukan karena kerja keras pemerintah esbeway, melainkan lebih ke turunnya harga minyak dunia. Gak malu, ngaku-ngaku berprestasi…

Menurut Anda?

2 Responses to “Harga BBM Turun, Prestasi?”

  1. ifan keren Says:

    Ya tuh Dasar politikus busuk (Benci mode ON) Kerjaannya cuma tebar pesona.
    [-(

  2. abby Says:

    ya bagi sebagian parpol kan demi menaikan pamor mereka dan memperoleh suara terbanyak dari rakyat seperti itu strateginya…tp memang ada benarnya penurunan harga bbm bukan 100% hasil dari kerja keras pemerintah sekarang melainkan karena pengaruh dari harga minyak dunia yang semakin menurun drastis.kemungkinan jika kembali terjadi kenaikan harga minyak dunia maka jawabannya pun akan diketahui oleh masyarakat luas yang memang mengerti akan situasi perdagangan dunia…yang pasti akan timbul embel-embel atau alasan-alasan lain bagi pemerintah nantinya yang menjadi bakal pemimpin negara Indonesia untuk menaikkan kembali harga bbm.well…semuanya ada ditangan mereka kan…kita sebagai warga negara hanya bisa menerima dengan berat hati…apa boleh buat “tangan tak sampai tuk memeluk gunung”…

Leave a Reply

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »