Perpanjang SIM? Urus sendiri aja, gak usah pake calo
Kalau mau perpanjang SIM, diurus sendiri saja. Prosesnya cepat, mulai jam 8.30 diurus dan jam 11.15 SIM yang baru sudah di tangan. Total biaya untuk SIM A & C adalah Rp 170 ribu (@ Rp 85 ribu = Rp 10 rb kesehatan + Rp 15 rb asuransi + Rp 60 rb perpanjangan SIM). Gak usah pake calo, diperes abis, katanya bisa sampe Rp 250 rb per SIM.
SIM saya habis tahun ini. Karena belum online, maka untuk perpanjang SIM saya harus lakukan di Poltabes Bandung di Jl. Jawa. Pertama masuk area Poltabes sudah ada himbauan jangan pake calo. Saya sendiri sudah berniat gak akan pake calo karena katanya kalau perpanjang SIM sih prosesnya mudah.

Karena takut gak selesai sehari, jam 8 pagi saya sudah nongkrong di Poltabes Bandung. Semua loket masih pada tutup, kepagian euy. Sekitar jam 8.30, pemeriksaan kesehatan baru mulai buka. Daftar untuk tes kesehatan pake KTP. Tunggu sebentar trus dipanggil deh. Sebenernya kurang tepat kalau disebut pemeriksaan kesehatan karena gak diperiksa apa-apa kok. Cuma ditanya tinggi dan berat badan, dites buta huruf dan disuruh baca huruf di dinding. Trus dokternya bilang, “Karena Bapak bikin SIM A dan C, biayanya 20 ribu, Pak.”

Setelah selesai pemeriksaan kesehatan, kita disuruh menuju loket berikutnya yaitu Loket 1 untuk Pendaftaran SIM. Yang berbeda dari perpanjangan SIM sebelumnya, sekarang kita wajib ikut asuransi. Jadi bayar asuransi dulu, 2 x Rp 15.000 baru berkasnya dimasukkan ke loket pendaftaran. O ya, loket pendaftaran baru buka pukul 9 teng.

Dari loket pendaftaran terus kita disuruh nunggu di loket pembayaran. Tunggu sebentar trus dipanggil dan disuruh bayar perpanjangan SIM. Karena saya perpanjang SIM A & C, saya harus bayar 2 x Rp 60.000 = Rp 120.000. Setelah selesai bayar, kita disuruh masuk ke Ruang Teori untuk pengisian formulir. Kalau yang baru buat SIM, bukan hanya isi formulir melainkan sekalian tes teori.

Masuk ke Ruang Teori tidak langsung isi formulir. Kita nunggu dulu lagi. Sekitar jam 10, baru petugas nya datang. Dia ngasih ‘kata sambutan’ sebentar, basa basi. Lalu kita diberi form isian dan disuruh ngisi. Selesai ngisi form tersebut, kita disuruh nunggu di Loket 6 untuk pemotretan. Katanya, “Pemotretan nanti mulai jam 10.30an, jadi Bapak dan Ibu bisa istirahat dulu.”

Sekitar jam 11, nama saya dipanggil untuk pemotretan. Sebelum pemotretan, kita disuruh buat tanda tangan dulu di atas secarik kertas. Ketika difoto, kertas tanda tangan sekalian discan dan dimasukkan ke database. Sesudah foto, kita disuruh nunggu SIM kita selesai di luar.

Sekitar jam 11.15, nama saya dipanggil. SIM A & C baru sudah di tangan. Cepat. Proses gak lama. So, who needs calo??


Posted: July 10th, 2007 under Private Life, Indonesia Raya.
Comments: 21
Comments
Comment from Abi_ha_ha
Time: July 10, 2007, 7:44 pm
Kaaassssssssseeeeeeeeeeppppppppp!!!!!!!!!
Kira-kira poe naon nu kosong?
Tahun kamari pas keur pinuh pisan, sementara diantos konsumen kapaksa culang-cileung, tah aya kaciri pakpol anu culang-cileung oge, sampeurkeun we… “pak SIM C buru2 yeuh…”. Tawar menawar bayar 170rebu. Merekeun KTP wungkul.
eng-ing-eng, 10 menit geus dipanggil foto. eng-ing-eng 10 menit deui jadi SIMna.
Asa dosa kanu ngantri tapi daripada konsumen terbang profit melayang.
Ayeuna mah SIM A rek say no to calo ah.
nuhun….
Comment from Abi_ha_ha
Time: July 28, 2007, 10:43 am
Urang geus euy……… nuhun pisan infona. Saya lengkapi sedikit ya infonya biar makin mak’nyus…. :
1. Lokasi tes kesehatan di poltabes BDG tepat di bagian muka satlantas di ‘lorong’ ke area tes praktek, sebelah kanan. Plangna kecil, entah sengaja atau tidak tah biar gak kelihatan jadi lieur lalu minta tulung calo ha ha ha.
2. Lokasi loket pendaftaran dan bayar ada di belakang. Tepatnya belakang ruang tes praktek, gak ada plang penunjuk arah ke sana juga.
3. Syarat administratip perpanjangan : SIM Lama belum setahun mati, KTP asli dan kopinya. (bukan kopi tubruk).
4. Beli MAP pengurusan SIM. bisa di informasi (habis) atau di kantin poltabes samping area tes praktek : Rp. 2rebu (gile map sejenis di warung cuma gopek)
5. Keliatannya yang datang dari pagi (untuk perpanjangan) malah lama terhambat di ceramah ruang teori. Yang pada telat bisa bablas lansung isi form dan menunggu foto. Jadi…. terlambatlah selewat ceramah di ruang teori, kira-kira selewat jam 10.
6. Kencing di rumah…. kencing di poltabes BDG bayar 1000 ha ha ha…
jadi total biaya perpanjangan+asuransi+map+kencing+parkir motor=rp.79.rebu.
Comment from hexcah
Time: March 2, 2008, 6:02 pm
haiyah, kok mahal sih? emang sama ya biayanya untuk semua kota? mudah2an di jogja lebih murah,,,, amin,,,,,,,,,,
Comment from adhy
Time: May 9, 2008, 1:40 pm
dupi perpanjangan sim atanapi ngadamel sim nu dina mobil dina sa sasih sabaraha kali bapa polisi….upami tiasa mah aya bewara na saminggon sateu acan na…janteun nu sanes apal yen dimana aya na mobil keliling jasa sim teh..hatur nuhun…??[-(
Comment from Rere
Time: July 22, 2008, 8:03 am
Kalau di Ngawi aku buat sim pakai biaya map 55rb. Sangat mahal bagi orang di Ngawi. Masa map aja 55rb. Sebenernya aku dah protes, tapi seorang petugas kenal sama bapakku dan ngaku dulu dia muridnya (bapakku guru SD). Aku ga jadi protes gara-gara itu. Maklum aku orang kampung, kekeluargaan lebih penting.
Sekarang pikiranku berubah setelah melihat korupsi di mana-mana. Aku akan kirim masalah map 55rb itu ke harian kompas. Biar mampusssss tuh polisi!!
BAGI SIAPAPUN (aku tulis neh pake huruf kapital), kalau cari sim dengan biaya tak wajar, rekam aja pake HP atau tape kecil secara diam-diam lalu kirim masalahnya ke surat pembaca kompas (ibukota) atau taruh di you tube. Biar dibaca tuh sama petinggi polri dan duta besar semua negara. Biar tahu kalau di negeri ini polisi tuh sudah rusak mukanya dan harus diperasi plastik.
Comment from Lu-Q
Time: July 22, 2008, 4:56 pm
Setuju Mas,
Ayo kita kumpulin barang bukti sebanyak mungkin kalau nemuin praktek-praktek gak wajar. Let the world knows.
Comment from agus
Time: August 8, 2008, 1:50 pm
Pada bulan agustus 2008 di Banjarnegara, tahun ini saya perpanjangan SIM C, Dikenakan biaya Rp 125.000. Dengan rincian by test kesehatan 15.000 & Biaya SIM Setelah foto 110.000 tanpa menerima bukti pembayarannya. Saya ingin transparansi dari prosedur tsb, karena di Purbalingga pun hanya dikenakan by 60.000 & 15.000 by kesehatan. Sedangkan berdasarkan PERATURAN PEMERINTAH NO. 31 TAHUN 2004, By perpanjangan SIM hanya 60.000. Kok bisa ya dikenakan biaya 110.000. Transparansinya Mana?????????
Comment from ivan@bdg
Time: October 14, 2008, 1:04 pm
Saya juga kemaren baru perpanjang sim.. dan ternyata lebih enak sendiri, dan lebih murah(asal tau harganya jgn sampe ktipu).. kebetulan kemaren perpanjang di Polres jaksel.. namun ada beberapa kejanggalan setiba disana
pertama pada saat pintu gerbang masuk, saya di tanya oleh polisi.. “mau kemana mas??” ya saya jawab mau perpanjang sim.. lalu sang polisi menawarkan bantuan dengan harga 140rb proses cepat. wkwkwk.. dalam hati nih polisi apa calo??
kedua.. setelah masuk kedalam, sebelum ruangan perpanjangan beberapa calo sudah menunggu dan menawarkan harga, wekss!! ga salah nihh calo di samping ruangan perpanjangan??
ketiga.. tes kesehatan, cuman suruh baca huruf (tes mata) biaya 20rb, untung ga 50rb, soalnya di dompet cuman ada 100rb bisa tekor gw!! setau saya 10rb dehhh..
keempat.. setelah bayar asuransi 15rb(prosesnya cuman 1menit)+tes kesehatan.. lalu saya mendaftar perpanjangan.. setelah ditanya2 dan diminta fotokopi KTP dan SIM lama..lalu saya diminta biaya 110rb (weeehhh.. perasaan 60rb dehh.. mana duit tinggal 75rb) ya udah saya bilang aja “pak saya kurang uangnya” lalu dia menayakan balik “adanya berapa??” saya bilang aja 60rb.. “ya sudah kmu langsung foto” kata si bapak. (padahal gw bilang aja yah..cuman bawa 20rb hehehe) setelah di foto, tidak sampai 2 menit saya dipanggil di loket pengambilan sim, dan bayar PMI seribu dan SIM baru udah jadi.. settt,cepet amat!!
jadi untuk kalian yg mau perpanjang sim jgn tergoda oleh calo atau oknum polisi yg tidak bertanggung jawab.. dan jgn sampai tertipu.
jadi sebelum perpanjang SIM, bawa uang secukupnya (100rb, klo ada lebih buat beli es campur/tehbotol) 2xfoto kopi KTP dan SIM lama. sama SIM lama yg asli..
Prosedurnya —> tes kesehatan (10rb-20rb)—> bayar asuransi (15rb+ fotokopi KTP+SIM)—> daftar sim (60rb+fotokopi KTP+SIM,dan SIM lama)—> foto + fingerprint + tanda tangan—-> Ambil SIM baru—> selesai.. (masih ada sisa 5000 buat beli tehbotol hehehehehe)
tagline POLRI harus diganti “MEMERAS dan MEMPERSULIT MASYARAKAT!!”
Comment from alpha2
Time: November 26, 2008, 11:22 pm
makasi bro infonya:d
sangat bermaanfaat ni
Comment from ujang
Time: March 4, 2009, 5:15 pm
Bohong Dulur,urang nyien sim A Jeng C,miluan Test Hayang ngajaran jujur maksudna 3X tah Telulus-Lulus padahal soalnamah
(GB) Gampang Buanget.Tapi te lulus-lulus Dongkol pan tah urangteh Nya gesnungguan Salilalila hasilna telulus-lulus keneh,nya enggeswelah urang asup jalan tol bayar dei 400 2 sim A & C 20 Menit Jadi.(Hayang Hirup Jujur di Indonesia Hese Dulur,da Kumaha Atuh Di PAksa Kudu nYogok Dalamun seg inget ka dinya ASA HAYANG NGA BOM Tah Dulur)
Comment from Lu-Q
Time: March 10, 2009, 2:21 pm
@Ujang: emang pikasebeleun nya … tapi mun perpanjang mah, ku sorangan we teu kudu make calo …
Comment from adhan
Time: June 3, 2009, 8:30 am
anda beruntung…
saya perpanjang sim A dan C total 295 ribu di polres jakarta selatan….
perincian :
cek kesehatan 20 ribu /sim jadi 40 rb
asuransi (normal) 15 rb / sim jadi 30 rb
biaya pndaftaran 110 rb /sim jadi 220 rb
total 290 ribu
tapi begitu mau ambil sim, petugas langsung nyodorin dompet (untuk tempat sim dan stnk katanya) saya bilang ngga perlu tapi dia ngotot harus beli…
harganya 5rb,,,
bener2 polres yg penuh korupsi,,,
bahkan sewaktu saya masuk, ditawari oleh petugas penjaga gerbang untuk “dibantu” dengan biaya 150rb per sim,,(belum ditambah ongkos bantu seikhlasnya katanya) ini jelas saya tolak,,, polisi kok masih aja kayak gini…
citra yg capek2 dibangun sm Kapolri runtuh seketika itu juga…
Comment from MS
Time: August 4, 2009, 7:15 pm
Di Polres Jakarta Selatan saya hari ini tanggal 4 Agustus 2009 memperpanjang Sim C, habis Rp. 160.000,; (seratus enam puluh ribu rupiah) dengan perincian : Tes Kesehatan Rp. 20.000,- Ansuransi Rp. 30.000,; Lalu suruh ke Bank bayar Rp. 60.000,- Waktu mendaftar diminta lagi Rp.50.000,- Saya heran bagaimana aturannya, apakah memamh dipendaftaran harus bayar Rp.50.000,- Mudah-mudahan mereka tidak berbohong kalau tidak, memang tetap aja Polisi Tuhannya duit, dan lebih takut dengan perut.
Salam
Comment from MS
Time: August 4, 2009, 7:22 pm
Polisi Tobat, doa siapa lagi yang berguna untuk anda? Tuhan pun anda tidak takuti. Selamat untuk kejahatan anda. Capek bicarain polisi tidak akan pernah ada respek dengan para koruptor ini, karena kelakuaanya.
Salam
Comment from Iday
Time: September 17, 2009, 9:51 am
Krn lupa masa berlaku SIM C, saya terlambat 3bln trus perpanjang diSamsat Jak-Tim. Jam 8.00 pagi saya datang dan baru saja sampai dipintu masuk sdh disambut Polwan yg ramah dan menunjukkan bahwa saya harus fotocopy KTP 3set dan langsung ke loket-3 (dibelakang). Katanya mungkin datanya masih ada diloket itu.
Dan ternyata loket tsb adalah tempat foto dan langsung disambut dg nada angkatan mo dicari-in datanya Rp160.000 (plus kerelaan biaya cari, dg nada halus “ya seikhlasnya lah nama juga sukarela”) atau mo proses sendiri Rp160.000. Dg lancar pa Pol mengatakan biaya dan prosesnya seakan mmg itu sdh suatu prosedure. Krn sdh kepepet utk persiapan hari lebaran maka sy OK-kan option pertama dg tambahan 10rb saja (kan ke-ikhlasan/ sukarela)…dan tanpa ini itu sy langsung diambil sidik jari/foto dan tunggu 5menit selesai.
Pada dasarnya hati kecil tdk rela melakukan hal ini dan seandainya semua diarahkan sesuai dg prosedure/ aturan yg benar tentunya saya akan merasa lebih puas & ikhlas menjalankannya tanpa rasa tidak enak.
Tolong Pa & Bu aparat jangan belokkan atau butakan mata kami (warga negara Republik Indonesia yg jelata ini) dg peraturan resmi pemerintah (transparant), agar kami menjadi warga yg patuh dan taat hukum demi kebaikan negara kita tercinta Indonesia.
Comment from Zulfikar
Time: November 10, 2009, 11:18 pm
Mas, mau tanya dong. Kalo alamat di KTP sama SIMnya beda gimana? KTPnya dicek ga alamatnya apakah sama dengan alamat di SIMnya? Terima kasih banyak
Comment from Recca
Time: July 7, 2010, 12:01 pm
Wah klo waktu bikin sim nembak gimana perpanjangannya tuh? Kan tahun di sim & ktp beda (klo ktp saya asli)
Harap maklum saya bikin sim waktu masuk SMA dan dengan terpaksa saya nembak…
Comment from toni
Time: March 25, 2011, 1:09 pm
nais inpoh mas. tengkyu, urus sendiri memang cepat dan mudah.
Comment from sunarko
Time: March 31, 2011, 8:22 am
kemarin, rabu 30 Maret 2011 kawan saya memperpanjang SIM C di jln. Dewi Sartika (Honda Motor) Jakarta Timur dengan biaya Rp. 135.000, TANPA KWITANSI / tanda bukti pembayaran.
Berapa sih sebenarnya biaya memperpanjang SIM C ?
Mohon bantuan informasinya kepada kepolisian / pihak yang berwenang.
terima kasih.
Comment from nugroho
Time: September 5, 2012, 7:59 pm
saya baru saja perpanjangan sim c di polres gresik dg biaya 165rb. rincianya tes kesehatan 15rb+biaya sim 150rb. sim saya mati hampir 1.5th. saya ke loket pendaftaran terus disuruh fotocopi ktp+sim tes kesehatan. tes kesehatan cuma ditensi terus bayar 15rb.pada waktu keloket pendaftaran petugas bilang pak ini sim udh mati setahun lebih harus ngurus baru lg. waduh mati aku klo harus ngurus baru. terus petugas bilang bisa diurus tp dg biaya 200rb. lalu coba tak nego 150rb dr pada aku pulang jauh dg tgn kosong
Comment from dr.pencil
Time: November 23, 2012, 11:05 am
saya baruajamem perpanjang sim di banjarnegara
rincian
test kesehatan 25 Rb
sidik jari 15 Rb
memper panjang SIM C 165 Rb
itu bener ga tuh?
di gambar di atas cm 60 Rb
apa di setiap daerah beda beda ya gan tarifnya?
Write a comment